Mengapa es krim atau makanan kaya lemak lainnya tidak membuat perut Anda cepat kenyang?
Molekul lemak dari makanan bisa memicu otak untuk menyampaikan pesan pada sel-sel tubuh untuk mengabaikan sinyal penekan nafsu makan dari hormon leptin dan insulin. Kedua hormon tersebut berperan besar menentukan berat badan.
"Secara normal, tubuh kita akan mengirimkan sinyal "kenyang", ketika merasa cukup makan. Tetapi, hal itu sering tidak terjadi jika kita mengonsumsi makanan lezat yang berlemak tinggi," kata Deborah Clegg, salah satu peneliti, seperti VIVAnews kutip dari MSNBC, Senin 2 November 2009.
"Melalui penelitian ini dapat terlihat reaksi kimia pada otak seseorang dapat berubah dalam waktu singkat. Dengan kata lain, jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi otak akan terkontrol oleh molekul lemak dan kebal terhadap leptin dan insulin," tambah Deborah.
Peneliti juga menemukan tipe lemak yang bisa mengontrol otak. Lemak tersebut bernama palmitic acid yang ditemukan pada daging sapi, mentega, keju, dan susu. Lemak tersebutlah yang mengontrol otak Anda, untuk tetap mengonsumsi makanan lezat meskipun sudah merasa kenyang.
Penelitian yang dilakukan pada tikus ini dipublikasikan dalam The Journal of Clinical Investigation. Para peneliti menekankan untuk membatasi konsumsi lemak palmitic acid karena bisa merusak sinyal "kenyang" pada tubuh.
0 komentar:
Posting Komentar